Senin,4
Agustus 2025, diruang Fraksi Gerindra (DPRD Kota Tasikmalaya) Hj.Evi Silviani,
menyampaikan beberapa hal kepada kru media berkaitan dengan penanggulangan atau
penekanan lajunya angka stunting di Kota Tasikmalaya.
“ Mulai
dari tahun 2022 silam, saya sudah tertarik keberpihakan kepada masalah stunting
di Kota Tasikmalya, awal langkah saya serta upaya saya untuk menzerokan
stunting , dan mengorek data dari Kelurahan dan Kecamatan, data yang dimaksud,
data masyarakat yang terkena stunting.” Kata Hj.Evi
Data yang
dibawa Hj.Evi merupakan data resmi dari Puskesmas, Kader Posyandu data tersebut
menjadi satu patokan Hj.Evi dan Viman Alfarizi Ramadhan ( sekarang menjadi
Walikota Tasikmalaya) untuk menekan stunting di Kota Tasikmalaya.
“
Dengan bekal data resmi dari Puskesmas dan Kader, saya ( saat itu lagi kampaye)
melakukan aksi door to door memberikan bantuan pangan dan vitamin kepada
masyarakat khususnya anak dan Bumil ,anak yang kekurangan gizi kronis, Ibu
Hamil yang mengalami kekurangan gizi beresiko tinggi,Alhamdullilah saya dan
anak saya terpilih dan dipercaya untuk memimpin Kota Tasikmalaya, hal ini akan
tetap kami lakukan,” Papanya.
Menindaklanjuti
hasil blusukan (saat Kampaye) Hj.Evi Silviani (Sekarang Anggota DPRD Kota Tasikmalaya)
dan putranya Viman Alfarizi Ramadhan (sekarang Walikota), perhatian kepada
masyarakat kurang mampun ( terkena
stunting dan Bumil) dan sekarang ditindaklanjuti oleh istri Walikota
Tasikmalaya sebagai Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya ( dr.Elvira Kamarrow Putri )
dan menjabat sebagai Pembina Posyandu , Ketua Dekranasda(Dewan Kerajinan
Nasional Daerah) secara otomatis perhatian kepada masyarakat semakin masif.
“ Dengan
gebrakan-gebarakan melakukan sosialisasi kepada anak-anak Sekolah Dasar, “ Wajib Makan Ikan” dan dianjurkan makan ikan
, dengan ikan yang tidak mahal, yang bisa dijangkau oleh kalangan bawah, contohnya
dengan mengkonsumsi Ikan Lele,” Ungkap Hj.Evi.
![]() |
| Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Hj.Evi Silviani |
“
P2WSE ( Peningkaan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera, program yang bertujuan untuk meningkatkan peranan Wanita dalam keluarga dan masyarakat ,serta
meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga,yang kebetulan saya anggota komisi IV, dan program ini berada dibawah
kami, dan hal itu sudah menjadi
kewajiban saya ,selaku anggota dewan yang harus dan selalu memperhatikan
kesehatan masyarakat,” Paparnya.
Hj.Evi
disinggung masalah program terbaru yang
belum diluncurkan, yaitu Budikdaklon ( Budidaya Ikan (Lele)) dalam Galon),
dirinya mengapresiasi program ini, untuk bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah
Kota Tasikmalaya.
“ Saya
sangat mendukung program ini, menjadi program unggulan , lele dalam galon bisa
di sosialisasikan serta tidak membutuhkan biaya mahal,tidak memerlukan lahan
khusus. Dan bisa dilakukan oleh masyarakat manapun, yang penting punya galon bekas,bibit
lele dan untuk menjadi 3 fungsi, diatasnya bisa ditanami kangkung,
bayam,salada,sawi dan pakcoy, dan untuk air bekas lele bisa untuk disiramkan
bagi tanaman,” Pungkasnya.
![]() |
| Budikdamlon (Budidaya Ikan(lele)Dalam Galon) |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar