Banyaknya
Kalista, Diharapkan semakin tumbuh dan berkembang Literasi
Dalam
mendukung program Tasik Pintar dan mewujudkan cita-cita Generasi Emas Kota
Tasikmalaya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dipusipda) Kota
Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Literasi bagi guru,
pegiat literasi, dan pustakawan se-Kota Tasikmalaya., baru-baru ini, Kota
Tasikmalaya mendapat kunjungan dari Kepala Perpustakaan Nasional RI ( Prof.E
Aminudin Aziz) Ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tasikmalaya ,dalam
rangka membuktikan karyanya berhasil membangun kampung literasi dan tertib
arsip (Kampung Kalista). Lokasi kampung Kalista di RW 12 Perum Kotabaru Kec.
Cibeureum.
Kepala
Perpustakaan Nasional RI ( Prof.E Aminudin Aziz) , berkesempatan berkunjung ke salah satu Kampung literasi
sadar tertib arsip Kota Tasikmalaya, di
Perum Kota Baru-Cibeureum, didampingi
Walikota Tasikmalaya ( Viman Alfarizi Ramadhan, S.T.,
M.B.A), Kepala Dinas Dipusipda (H .Andi Abdullah N,S.H,.M.Si ),
Kabid .Perpustakaan ( Teguh Purnama).
Dalam
kesempatan yang sama, Kepala Perpustakaan Nasional RI ( Prof.E Aminudin Aziz)
berpendapat kaitan kondisi gemar membaca di Kota Tasikmalaya,
“
Kota Tasikmalaya menurut data IPLM ( Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat) dan
tingkat kegemaran membaca , sudah berada pada tingkat yang cukup tinggi. ,
namun saya berharap, hal ini bukan saja dilihat dari statistic angka, tapi
justru menjadi kenyataan dan kenyataan itu , ternyata ada di sini ( di Kota
Tasikmalaya),” Kata Aminudin.
Lanjut
Prof.E Aminudin Aziz,
“
Harapan saya, bersama Walikota, kedepannya diciptakan Kalista –Kalista baru ,
sehingga hal itu bisa menjadi motor penggerak , untuk menjadi gerakan Literasi Nasional
, demi meningkatkan kecerdasan masyarakat dan bangsa Indonesia ,” Paparnya.
Disaat bersamaan, Walikota Tasikmalaya, memberikan tanggapannya, program ini,
“
Hari ini suatu hal yang luar biasa untuk KotaTasikmalaya, selain Kepala
Perpustakaan Nasional RI, hadir di Kota Tasikmalaya, mudah-mudahan ini menjadi
inspirasi bagi kami, semangat bagi kami,
karena Literasi harus berawal dari usia dini, dan saya berharap kedepannya di
Kota Tasikmalaya, akan tumbuh dan berkembang Literasi yang menyebar diseluruh
Kota Tasikmalaya di 10 Kecamata.” Katanya.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas para
pendidik dan penggerak literasi agar mampu menghadirkan ekosistem pembelajaran
yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan. Melalui bimbingan teknis ini, para
peserta dibekali dengan pemahaman yang mendalam mengenai pengembangan literasi
dasar, literasi digital, dan literasi informasi yang relevan dengan tantangan
zaman.
 |
Kabid Perpustakan (Teguh Purnama) |
Kabid
Perpustakan (Teguh Purnama) menambahkan penjelasan dari ke dua narasumber ( Kepala
Perpustakaan Nasional RI ( Prof.E Aminudin Aziz) dan Walikota Tasikmalaya ( Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A) bahwa,
“
Dipusipda berkomitmen untuk menjadikan literasi sebagai fondasi utama dalam
membentuk generasi cerdas, kritis, dan berkarakter. Dengan kolaborasi lintas
profesi antara guru, pustakawan, dan komunitas literasi, diharapkan semangat
membaca, menulis, dan berpikir reflektif terus tumbuh di tengah masyarakat.
Melalui
kegiatan ini, kita bersama-sama bergerak menjadikan Tasikmalaya sebagai kota
literasi yang mampu melahirkan generasi yang siap bersaing secara global namun
tetap berakar pada nilai-nilai
local,” Pungkasnya (Ryan Cardio)