Ryan Cardio Blog

Sabtu, 14 Juni 2025

Pembekalan TMT Lokal Di Wilayah Puskesmas Karanganyar

 

Pembekalan PMT ( Pemberian Makanan Tambahan) dilakukan oleh Puskesmas Karanganyar Kota Tasikmalaya, digelar diruang Kantor Kelurahan Cibeuti

Kepala UPTD Puskesmas Karanganyar Ns.H.Enjang Nurjamil,S.Kep, MH.Kes, memimpin langsung pembekalan dan dihadiri Kasie Kesra Kecamatan, Kelurahan dan Pokmas, usai pemaparan kepada Kader kesehatan, bidan kelurahan dan tim pelaksana PMT, H.Enjang menyampaikan kepada awak media, bahwa,



 

“ sasaran PMT lokal diberikan kepada balita dengan masalah gizi  ( gizi kurang, berat badan kurang, dan stunting) serta ibu hamil dengan kekurangan energy kronis ( KEK), pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan , keterampilan , dan sikap mereka dalam pemberian edukasi dan pelaksanaaan PMT berbahan pangan lokal kepada balita dan ibu hamil,” Paparnya.

 

Adapun pemberian PMT ini, tidak sembarang jangka waktunya, namun ada jangka waktu yang telah ditentukan.

 

“ PMT lokal diperuntukan balita gizi kurang dan ibu hamil kurang energy kronis ( KEK). Pemberian PMT lokal pada balita gizi kurang, diberikan selama 60 hari, sedangkan pada ibu hamil KEK diberikan selama 90 hari,” Kata H.Enjang.

 


Lama Pemberian

 

Balita Gizi Kurang : 60 hari

Ibu Hamikl KEK : 90 hari

 

Pemberian PMT Berbasis Bahan Pangan Lokal diperuntukan kepada balita dengan masalah gizi dan ibu hamil kurang energi kronis (KEK). Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan salah satu kebijakan dalam program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam upaya pencegahan Stunting. 

Lanjut H.Enjang

“tentang Percepatan Penurunan Stunting bahwa ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) yang mendapatkan tambahan asupan gizi dan anak berusia dibawah lima tahun (balita) gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi merupakan indikator esensial intervensi spesifik dalam percepatan penurunan stunting. Indikator tersebut menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan memperoleh dukungan dari Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemangku Kepentingan. “ Pungkasnya.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal adalah makanan tambahan pangan lokal yang diberikan untuk memperbaiki status gizi balita dan ibu hamil. Kegiatan PMT tersebut disertai dengan edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku misalnya dengan dukungan pemberian ASI, edukasi dan konseling pemberian makan, higiene sanitasi untuk ibu, pengasuh dan keluarga. Kegiatan PMT berbahan pangan lokal diharapkan dapat mendorong kemandirian keluarga dalam penyediaan pangan bergizi dengan memanfaatkan potensi pangan lokal secara berkelanjutan.( Ryan Cardio)

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar