( Untuk membuka HUT 24 Kota
Tasikmalaya,disayangkan tidak mengadakan pembukaan secara hidmat,yaitu Tasyakur
Bin Ni’mah )
Kamis,16
Oktober 2025, di Pendopo Tasikmalaya(Alun-Alun), dilaksanakan sebuah acara
menyambut HUT Kota Tasikmalya yang ke 24.yang bertajuk “ Tasyakur Bin Ni’mah”
dipimpin oleh Wakil Ketua Kebudayaan Kota Tasikmalya Ki Sanca.
![]() |
| Dewan Kebudayaan Kota Tasikmalaya |
Hampir
seluruh penggiat kebudayaan,padepokan dan dari unsur kebudayaan dan kesenian
hadir dalam acara ini. Wakil Dewan Kebudayaan(Ki Sanca) mengkritik keras atas
diselenggarakannya item HUT Kota Tasikmalaya .
“ saya
mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran rekan-rekan dari
lembaga,kebudayaan, Ormas,LSM, yang ada di Kota Tasikmalaya khususnya, bisa
bertemu dan bersilaturahmi dalam acara Tasyakur Bin Ni’mah ini, dan saya juga
tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Kabupaten Tasikmnalaya,
yang telah meminjamkan tempat ini serta telah memberikan berbagai macam
sumbangsih atas dilaksanakannya serta kelancaran agenda ini,” Kata Ki Sanca.
Lanjutnya,
“ Dan
tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintahan Kota
Tasikmalaya atas kepedulianya kepada kebudayaan. Dewan kebudayaan milik kita
bersama, mulai dari padepokan,sanggar dan lainnya, dewan kebudayaan sebagai
jembatan untuk saudara-saudara kita yang ada dibawah. ,” Tegasnya.
Dewan
Kebudayaan meminta dukungan dari semua penggiat,padepokan dan sanggar untuk
bisa mendukung keberadaan dewan kebudayaan ini. Terbentuknya dewan kebudayaan
di Kota Tasikmalaya, dengan tujuan memajukan kebudayaan baik kebudayaan benda
maupun tak benda serta bisa bekerjasama dengan dewan kesenian, bersinergi untuk
mencapai satu tujuan memajukan kebudayaan yang berada di Kota Tasikmalaya.
“ Kami
membuka pintu lebar-lebar baik dari komunitas maupun lainnya dengan tujuan
melestarikan dan memajukan kebudayaan yang ada di Kota Tasikmalaya,saya sangat
terbuka dan akan menerima dengan baik,
ada dewan kebudayaan bisa Memberikan
masukan kebijakan ,pertimbangan,
rekomendasi, dan masukan kepada pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan yang
tepat di bidang kebudayaan. ,” Paparnya.
Dewan Kebudayaan Singgung HUT Kota Tasikmalaya | Isinya Seremonial
Selaku Ketua Dewan Kebudayaan KI Sanca,menyinggung kaitan racikan acara HUT Kota Tasikmalaya, hanya acara seremonial saja, yang dilaksanakan oleh Pemerintah. Harapak ketua dewan kebudayaan, dari mulai ulama,penggiat budaya dan lainnya, berkumpul di lapangan untuk menggelar Dzikir ,tawasul bersama untuk mendoakan para pendiri Kota Tasikmalaya dan para leluhur ( tidak lupa atas jati diri).
![]() |
| Ketua Dewan Kebudayaan Dan Wakil |
“ Kami sangat menyangkang acara yang
ada, hanya mencakup seremonial semata,tidak ada nilai-nilai kebudayaan yang ada
didalamnya, harusnya Pemerintah bisa mengangkat nilai seni budaya yang ada,
bukan joget-joget( unsur tidak mendidik) ,saya mendukung perayaan HUT ini dilaksanakan
disetiap Kecamatan, tapi dengan catatan, tonjolkan nilai-nilai kesenian dan
kebudayaan yang ada disetiap Kecamatan,angkat sejarah disetiap Kecamatan agar
generasii muda tahu akan jati diri dan kesenian,sejarah serta kebudayaannya,” Papar Ki Sanca.
Sorotan pihak Dewan Kebudayaan
meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya,mendahulukan terlebih dahulu acara Tasyakur
Bin Ni’mah, dengan cara merespon akan sejarah Kota Tasikmalaya,mempertontonkan
kepada khalayak ramai keberadaan kebudayaan,kesenian,sejarah yang ada di Kota
Tasikmalaya,hal ini mencerminkan bahwa Pemerintah tidak lupa akan
sejarah,asal-usul jati diri Pemerintah Kota Tasikmalaya.setelah acara Tasyakur
Bin Ni’mah,baru hal seremonial bisa dilakukan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar