Ryan Cardio Blog

Jumat, 17 Oktober 2025

Dewan Kebudayaan Kota Tasikmalaya Kritik Keras | Pemerintah Hanya Mengedepankan Seremonial

 

( Untuk membuka HUT 24 Kota Tasikmalaya,disayangkan tidak mengadakan pembukaan secara hidmat,yaitu Tasyakur Bin Ni’mah )

Kamis,16 Oktober 2025, di Pendopo Tasikmalaya(Alun-Alun), dilaksanakan sebuah acara menyambut HUT Kota Tasikmalya yang ke 24.yang bertajuk “ Tasyakur Bin Ni’mah” dipimpin oleh Wakil Ketua Kebudayaan Kota Tasikmalya Ki Sanca.

Dewan Kebudayaan Kota Tasikmalaya

Hampir seluruh penggiat kebudayaan,padepokan dan dari unsur kebudayaan dan kesenian hadir dalam acara ini. Wakil Dewan  Kebudayaan(Ki Sanca) mengkritik keras atas diselenggarakannya item HUT Kota Tasikmalaya .

“ saya mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran rekan-rekan dari lembaga,kebudayaan, Ormas,LSM, yang ada di Kota Tasikmalaya khususnya, bisa bertemu dan bersilaturahmi dalam acara Tasyakur Bin Ni’mah ini, dan saya juga tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Kabupaten Tasikmnalaya, yang telah meminjamkan tempat ini serta telah memberikan berbagai macam sumbangsih atas dilaksanakannya serta kelancaran agenda ini,” Kata Ki Sanca.

Lanjutnya,

“ Dan tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintahan Kota Tasikmalaya atas kepedulianya kepada kebudayaan. Dewan kebudayaan milik kita bersama, mulai dari padepokan,sanggar dan lainnya, dewan kebudayaan sebagai jembatan untuk saudara-saudara kita yang ada dibawah. ,” Tegasnya.

Dewan Kebudayaan meminta dukungan dari semua penggiat,padepokan dan sanggar untuk bisa mendukung keberadaan dewan kebudayaan ini. Terbentuknya dewan kebudayaan di Kota Tasikmalaya, dengan tujuan memajukan kebudayaan baik kebudayaan benda maupun tak benda serta bisa bekerjasama dengan dewan kesenian, bersinergi untuk mencapai satu tujuan memajukan kebudayaan yang berada di Kota Tasikmalaya.

“ Kami membuka pintu lebar-lebar baik dari komunitas maupun lainnya dengan tujuan melestarikan dan memajukan kebudayaan yang ada di Kota Tasikmalaya,saya sangat terbuka dan akan menerima dengan baik, ada dewan kebudayaan bisa Memberikan masukan kebijakan ,pertimbangan, rekomendasi, dan masukan kepada pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan yang tepat di bidang kebudayaan. ,” Paparnya.

Dewan Kebudayaan Singgung  HUT Kota Tasikmalaya | Isinya Seremonial

Selaku Ketua Dewan Kebudayaan KI Sanca,menyinggung kaitan racikan acara HUT Kota Tasikmalaya, hanya acara seremonial saja, yang dilaksanakan oleh Pemerintah. Harapak ketua dewan kebudayaan, dari mulai ulama,penggiat budaya dan lainnya, berkumpul di lapangan untuk menggelar Dzikir ,tawasul bersama untuk mendoakan para pendiri Kota Tasikmalaya dan para leluhur ( tidak lupa atas jati diri).

Ketua Dewan Kebudayaan Dan Wakil

“ Kami sangat menyangkang acara yang ada, hanya mencakup seremonial semata,tidak ada nilai-nilai kebudayaan yang ada didalamnya, harusnya Pemerintah bisa mengangkat nilai seni budaya yang ada, bukan joget-joget( unsur tidak mendidik) ,saya mendukung perayaan HUT ini dilaksanakan disetiap Kecamatan, tapi dengan catatan, tonjolkan nilai-nilai kesenian dan kebudayaan yang ada disetiap Kecamatan,angkat sejarah disetiap Kecamatan agar generasii muda tahu akan jati diri dan kesenian,sejarah  serta kebudayaannya,” Papar Ki Sanca.

Sorotan pihak Dewan Kebudayaan meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya,mendahulukan terlebih dahulu acara Tasyakur Bin Ni’mah, dengan cara merespon akan sejarah Kota Tasikmalaya,mempertontonkan kepada khalayak ramai keberadaan kebudayaan,kesenian,sejarah yang ada di Kota Tasikmalaya,hal ini mencerminkan bahwa Pemerintah tidak lupa akan sejarah,asal-usul jati diri Pemerintah Kota Tasikmalaya.setelah acara Tasyakur Bin Ni’mah,baru hal seremonial bisa dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar