Ryan Cardio Blog

Jumat, 17 Oktober 2025

Plt TPA Ciangir | Mendukung Program | Sampah Menjadi Karya Seni

 

Baru –baru ini sudah dilaksanakan pelatihan olahan sampah plastic menjadi sebuah produk yang bisa dijual.atas dasar ide dari pihak TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) Kota Tasikmalaya,Kelurahan Payingkiran ,Kecamatan Indihiang, telah bisa menyulap sampah menjadi sebuah karya kerajinan tangan, yang cukup menarik, diabataranya kursi,meja, pot dan lain sebagainya.

Deni Indra S.IP
Plt Kepala TPA Ciangir

Disis lain saat ditemui kru media, Plt.TPA Ciangir Kota Tasikmalaya Deni Indra S.IP mengatakan,

“ saya sangat mendukung atas kreatifitas yang dilakukan warga Kelurahan Panyingkiran diprakarsai oleh TPS3R, sampah plastic di kemas dan diciptakan menjadi sebauah produk yang mempunyai harga, Artinya sampah ini adalah masalah kita semua; tidak hanya para ahlinya, tetapi kontribusi peran masyarakat juga sangat penting dalam pengelolaan sampah,” ucap Indra

TPA pada dasarnya merupakan komponen penting dalam upaya penanganan sampah. TPA memiliki peran sebagai layanan mendasar yang disediakan oleh pemerintah untuk membantu mengurangi timbulnya sampah dari sumbernya serta mengelola sampah dengan tepat. Namun kenyataannya, TPA dianggap sebagai solusi utama yang diandalkan untuk mengatasi masalah sampah.

TPA Ciangir Kota Tasikmalaya

“ saya berharap paradigma atau pandangan masyarakat atas TPA bisa di ubah ,Kondisi ini terjadi karena pola tradisional pengelolaan sampah yang menjadikan TPA sebagai solusi akhir dari penanganan sampah. Bagi sebagian besar masyarakat, menerapkan langkah-langkah pengumpulan, pembuangan dan pengangkutan sampah adalah upaya terbaik yang dapat dilakukan untuk mengelola sampah. Akibatnya, sampah yang setiap hari dihasilkan oleh masyarakat hanyalah berpindah dari pemukiman masyarakat ke tempat yang jauh dari pemukiman. Namun pertanyaannya, apakah setelah itu masalah sampah benar-benar teratasi?tentu tidak,Papar Indra

Dampak positif mengubah sampah plastik menjadi karya seni

Mengurangi limbah: 

Mengurangi jumlah sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir atau mencemari lingkungan.

Pemberdayaan ekonomi: 

Menciptakan peluang ekonomi baru bagi pengrajin lokal untuk memperoleh penghasilan tambahan. 

Meningkatkan kesadaran lingkungan: 

Menginspirasi masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap sampah dari sekadar limbah menjadi sumber inspirasi dan barang berharga. 

Menambah nilai estetika: 

Menjadikan barang bekas menjadi objek yang indah dan bermanfaat, seperti hiasan dinding, pot tanaman, atau perhiasan. 

Contoh karya seni dari sampah plastik

Kerajinan tangan: Tas belanja, dompet, tempat pensil, atau keranjang. 

Dekorasi rumah: Lampu hias dari botol plastik, hiasan dinding dari botol dan gelas plastik, atau pot bunga dari botol plastik. 

Pakaian dan aksesoris: Pakaian dari bungkus makanan ringan, atau tas dari kantong plastik. 

Konstruksi: Menggunakan teknik ecobrick (botol berisi plastik padat) untuk membuat meja, kursi, atau bangunan

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar