Ryan Cardio Blog

Jumat, 27 Maret 2026

"Lembur Demi Kota Bersih, Petugas DLH Tasikmalaya 'Serbu' Sampah Sisa Pemudik"

 

Petugas DInas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya bekerja ekstra keras dan tanpa lelah membersihkan tumpukan sampah sisa pemudik di berbagai titik di Kota Tasikmalaya, terutama di titik keramaian, seperti HZ.Mustofa,Simpang Lima,Sepanjang Jalan RE Martadina ,SL Tobing dan titik lainnya, demi  menjaga kebersihan lingkungan selama periode Lebaran 2026. Mereka siaga siang-malam,memastikan sampah diangkut tepat waktu agar tidak menumpuk.

Hal ini disampaikan Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Kamis,26 Maret 2026,Feri Arif Maulana,memaparkan kepada awak media,disaat memantau dan mengatur sampah di Pasar Cikurubuk.

Kegiatan pengangkutan sampah ini dilaksanakan setiap hari tanpa mengenal libur. Dan di dukung dengan 5 unit damtruck sebagai unit tambahan dan mobil pengeruk sampah,Tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan kota agar tetap nyaman dan asri. Jika kota bersih, masyarakat pun akan merasa lebih nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Feri.

Dalam pernyataannya,Feri juga menyoroti dedikasi luar biasa para petugas lapangan DLH. Meski sebagian besar masyarakat menikmati waktu istirahat di hari libur atau tanggal merah, para petugas tetap bekerja seperti biasa demi memastikan sampah di seluruh penjuru kota terkelola dengan baik.

“Petugas kami bekerja keras, bahkan saat warga menikmati waktu libur. Untuk itu, kami berharap masyarakat juga dapat turut berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

Feri juga mengimbau agar masyarakat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta mengikuti jadwal pembuangan sampah. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kebersihan Kota Tasikmalaya dapat terus terjaga.

“Kami mohon kerja sama dari seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan. Kebersihan kota ini adalah tanggung jawab bersama, dan kami tidak dapat melakukannya sendiri tanpa dukungan dari warga,” tegasnya.

Tantangan dalam Menjaga Kebersihan Kota

Salah satu tantangan yang dihadapi DLH adalah meningkatnya volume sampah di beberapa titik, terutama pada hari-hari tertentu seperti akhir pekan atau setelah acara besar. Namun, dengan koordinasi yang baik antara petugas dan pengelola TPS, DLH terus memastikan sampah diangkut tepat waktu agar tidak menimbulkan masalah lingkungan.

Keberadaan depo sampah mini di beberapa lokasi juga dinilai sangat membantu dalam mengelola sampah secara lebih efektif. Dengan adanya fasilitas ini, sampah dari masyarakat dapat dikumpulkan dan diangkut dengan lebih terorganisir.

Melalui kerja keras petugas DLH yang tak mengenal lelah dan dukungan masyarakat yang peduli terhadap kebersihan, Kota Tasikmalaya diharapkan terus menjadi kota yang nyaman dan asri bagi seluruh warganya. Ini adalah bukti nyata bahwa kebersihan kota adalah cerminan dari kepedulian warganya (Ryan)

Selasa, 24 Maret 2026

Halal BiHalal Karyawan Minuman Kekinan Nyegerin

 

Halal bihalal Idul Fitri 1447 H di perusahaan minuman kekinian berlebel Nyegerin , yang sudah genap 7 tahun berdiri, kekeluargaan diantara owner dan karyawan seperti layaknya sebuah keluarga besar.

Selasa,24 Maret 2026,Manager Lapangan (Kamal )memaparkan kepada awak media disela-sela Halal Bilahal berlangsung.

“Kami menggelar Halal Bihal untuk mempererat silaturahmi, menciptakan suasana kerja harmonis, dan meningkatkan kekompakan tim setelah libur lebaran. Acara ini juga menjadi ajang bermaaf-maafan (rekonsiliasi) untuk meningkatkan motivasi kerja, menghapus dendam, serta memperkuat kolaborasi karyawan maupun manajemen agar kinerja perusahaan kembali maksimal. ,” Katanya.

Manfaat halal bihalal bagi perusahaan minuman kekinian, Meningkatkan Solidaritas dan Kerja Sama Tim, Kegiatan ini mempertemukan karyawan dari berbagai divisi, mempererat hubungan, dan membangun suasana kerja yang kondusif, yang sangat penting bagi ritme kerja di industri kuliner yang cepat.

Selalin sebagai ajang evaluasi Momen ini bisa digunakan untuk menyamakan visi, memberikan apresiasi atas kerja keras selama Ramadhan, dan menyemangati tim untuk mencapai target penjualan selanjutnya.

Dipihal lain seorang Karyawan Nyegerin Dani mengatakan kepada awak media,Saling memaafkan menghilangkan sekat antara atasan dan bawahan, memudahkan komunikasi ke depannya,Perusahaan dapat memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan produk baru atau memberikan hampers minuman kekinian kepada karyawan sebagai apresiasi. 

Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada aspek spiritual (halal), tetapi juga sosial, yang meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.Ryan.

Jumat, 20 Maret 2026

113 Ribu Kendaraan Mulai Memadati Jalur Alteri Cikaledong

 

Kepadatan arus mudik tanggal 20 Maret 2026 di jalur alteri pos Cikaledong Nagreg, kepadatan jalur ini, terjadi mulai dari pagi hari sampai lepas berbuka puasa.kondisi lalu lintas di jalur alteri masih terjadi kepadatan arus pemudik yang menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4.



Para pemudik yang mengarah kewilayah Garut ,Tasikmalaya hingga ke wilayah Jawa Tengah.pihak Kepolisian dan pihak perhubungan melalukan one way sepenggal dilakukan pada pukul 10 WIB pagi dan 12.00 sampai sore hari pukul 15 .00 WIB.dan sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang sekitar 3 Km.

Sehingga One Way sepenggal diberlakukan dan hal ini sangat efektif , namun terjadi lagi kemacetan fatal selepas magrib. Hal ini terjadi disebabkan arus pemudik semakin meningkat.

Tercatat dari dinas perhubungan sekitar 113 ribu kendaraan yang masuk daerah nagreg.dan hal ini akan terus terjadi hingga dini hari, karena banyak para pemudik dari wilayah Bandung maupun dari wilayah sekitarnya misalnya dari Jakarta,Bekasi ,Tanggerang yang masih melakukan perjalanan mudik yang menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Pihak petugas menghimbau kepada para pemudik yang melintasi jalur nagreg, harus berhati-hati dikarenakan rawan kecelakaan, dijalur turunan Nagreg,kelokan dan tanjakan yang harus diwaspadai oleh para pemudik.

Mengingat didaerah Bandung Raya ini, sejak kemarin malam hingga berita ini diturnkan terjadi turun hujan.hal ini perlu diwaspadai oleh para pemudik khusunya kendaraan roda 2 yang membawa anak kecil dan bawaan yang banyak,mengingat daerah jalan Nagreg yang kondisinya licin. untuk para pemudik yang kelelahan disarankan untuk beristirahat, guna memulihkan stamina badannya kembali normal.(Ryan)

"Bela-belain Keliling 9 KM, Warga Pageurageung Kesulitan Cari Gas 3 KG"

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sebagian warga masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengeluhkan kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg). Selain sulit didapat, harga gas subsidi tersebut juga mengalami kenaikan signifikan di tingkat pengecer.

‎Salah satu warga Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Edi Sujatmiko, mengungkapkan, bahwa kondisi langka dan naiknya harga LPG ini sudah berlangsung sekitar sepekan terakhir. LPG 3 kg kini dijual dengan harga antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per tabung, jauh di atas harga sebelumnya yang berkisar Rp20.000.




‎“Sudah semingguan ini LPG 3 kg sulit didapat. Kalaupun ada, harganya selangit,” kata Edi Sujatmiko kepada kru media, meskipun harga meningkat, masyarakat tetap membeli karena kebutuhan yang mendesak.

‎“Kata pengecernya barangnya tidak ada, jika ada harga dari sananya juga naik,” ujarnya.

‎Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada LPG, seperti pedagang makanan keliling. Edi berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga tersebut.

‎“Kalau warga pinggiran hutan mungkin masih bisa pakai kayu bakar, tapi bagi pedagang kecil tentu kesulitan. Semoga segera ada solusi,” tambahnya.

Selasa, 17 Maret 2026

Tenda Perjuangan di depan kantor Walikota Tasikmalaya

 

*Pers Rilis Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan Tasikmalaya*

Terkait Tenda Perjuangan di depan kantor Walikota Tasikmalaya, Malam ini di ujung Ramadhan 1447 H, kami menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1. Menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, jika Aksi Statsioner Menginap di Tenda Perjuangan hampir 3 Minggu ini, mengganggu kenyamanan masyarakat. Aksi ini kami lakukan sebagai wujud akumulasi kekecewaan kepada sikap Walikota Tasikmalaya yang tidak pernah hadir ketika diundang berdiskusi dalam forum terhormat : Audiensi/Rapat Dengar Pendapat, baik di DPRD, maupun di Kantor Walikota. Bahkan satu kesempatan, kita melaksanakan Rapat Dengar Pendapat/Audiensi di Kantor Walikota, tepatnya di Ruangan Rapat Sekretaris Daerah, yang dihadiri oleh para pihak terkait, bahkan dihadiri juga oleh perwakilan dari Polresta Tasikmalaya (Kasat Intel dan Kasat Reskrim), Walikota tetap Tdk hadir dan hanya mendelegasikan Sekretaris Daerah untuk memimpin Rapat Dengar Pendapat tsb ;


2. Bahwa selama hampir 3 Minggu , kami melaksanakan aksi stasioner menginap di tenda depan kantor walikota, tetap tidak ada respon sedikitpun dari Walikota, bahkan sekedar berkunjung mendatangi ke tenda menyerap aspirasi pun tidak pernah ada. Entah apakah karena Walikota merasa ia tdk punya kapasitas intelektual membangun ruang diskusi dengan rakyatnya untuk problem solving, atau malah Walikota merasa dirinya terlalu cerdas sehingga merasa tidak perlu membangun komunikasi dengan rakyatnya ;

3. Bahwa oleh karenanya, kami sampai pada kesimpulan dan keyakinan bahwa :

a. Walikota Tasikmalaya punya mata tapi membutakan penglihatannya ;

b. Walikota Tasikmalaya punya telinga tapi menulikan pendengarannya ;

c. Walikota Tasikmalaya punya hati tapi minim empati pada rakyatnya.

4. Atas arahan dan saran dari beberapa ulama, tokoh masyarakat, terutama Kang Yanto Oce, Kapolresta, AKBP Andi Purwanto, S.IK., MP dan juga upaya persuasif dari Kasatpol PP, demi menghargai suasana akhir Ramadhan 1447 H, menjelang Idul Fitri, kami mencabut Tenda Perjuangan ;

5. Bahwa pencabutan Tenda Perjuangan tersebut, hanya sementara dan akan dilanjutkan dengan aksi serta gerakan yang lebih progresif setelah masa cuti liburan Idul Fitri 1447 H berakhir (masuk kerja lagi). Memastikan tegaknya hukum dan keadilan pada peristiwa dugaan penyerobotan Lahan Negara oleh Pembangunan Lapangan Olahraga Padel For You Padel, Jl. Ir. H. Juanda yang mana hal tersebut ditegaskan juga oleh DPRD Kota Tasikmalaya melalui Rekomendasi DPRD No. 400.14.6/155/DPRD yang salah satunya memerintahkan Walikota Tasikmalaya untuk melakukan Evaluasi atas Terbitnya Persetujuan Bangunan Gedung pada Pembangunan Lapangan Olahraga Padel For You Padel ;

6. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya agar kami dikuatkan dalam seluruh proses perjuangan yang tidak mudah ini.


Tasikmalaya, 15 Maret 2026

Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan :

1. H. Iwan Restiawan (LSM Peradaban Demokrasi Indonesia/PADI)

2. H. Agus Ridwan (Ormas Gibas Resort Kota Tasikmalaya)

3. Yanuar M. Rifqi (Padepokan PADI)

4. KH. Habibudin (Eksponen 96)

5. Mamat Rahmat (LSM SIPATUTAT)

FIAT JUSTITIA RUAT CAELUM (TEGAKKAN KEADILAN MESKI LANGIT AKAN RUNTUH)