Ryan Cardio Blog

Jumat, 20 Maret 2026

"Bela-belain Keliling 9 KM, Warga Pageurageung Kesulitan Cari Gas 3 KG"

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sebagian warga masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengeluhkan kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg). Selain sulit didapat, harga gas subsidi tersebut juga mengalami kenaikan signifikan di tingkat pengecer.

‎Salah satu warga Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Edi Sujatmiko, mengungkapkan, bahwa kondisi langka dan naiknya harga LPG ini sudah berlangsung sekitar sepekan terakhir. LPG 3 kg kini dijual dengan harga antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per tabung, jauh di atas harga sebelumnya yang berkisar Rp20.000.




‎“Sudah semingguan ini LPG 3 kg sulit didapat. Kalaupun ada, harganya selangit,” kata Edi Sujatmiko kepada kru media, meskipun harga meningkat, masyarakat tetap membeli karena kebutuhan yang mendesak.

‎“Kata pengecernya barangnya tidak ada, jika ada harga dari sananya juga naik,” ujarnya.

‎Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada LPG, seperti pedagang makanan keliling. Edi berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga tersebut.

‎“Kalau warga pinggiran hutan mungkin masih bisa pakai kayu bakar, tapi bagi pedagang kecil tentu kesulitan. Semoga segera ada solusi,” tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar