![]() |
| H. Cece Nurdin, S.Kep.,Ners.,MM |
Program Pemberian Makanan
Tambahan (PMT) oleh Kepala Puskesmas Parannyasag Kota Tasikmalaya, (H. Cece Nurdin, S.Kep.,Ners.,MM)
diberikan disela-sela acara Kelurahan Panyingkiran Bersedekah. Senin, 30 Juni 2025,yang
ditujukan untuk ibu hamil dan balita. Program ini bertujuan untuk memberikan
suplemen gizi kepada ibu hamil dan anak balita yang berisiko kekurangan gizi.
Kepala Puskesmas
Pakannyasag menghimbau menghimbau kepada Bumil KEK, agar tablet yang diberikan
dikonsumsi dengan benar, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan status
gizi ibu hamil dan pertumbuhan serta perkembangan anak balita.
“ Program PMT Ibu Hamil dan Balita ini dapat mencakup pemberian makanan tambahan, seperti suplemen gizi, makanan berkualitas tinggi, atau pendidikan gizi kepada ibu hamil dan keluarga mereka. Tujuan dari program ini adalah untuk memastikan bahwa ibu hamil mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan janin, serta untuk mencegah kekurangan gizi pada balita yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif “ Papar Cece.
Cecepun menegaskan,
“ Kekurangan energi kronis (KEK)
adalah kondisi saat ibu hamil tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai dalam
jangka waktu lama.Kondisi ini membuat keluar-masuknya energi tubuh menjadi
tidak seimbang. Apabila dibiarkan, KEK pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi
kesehatan ibu dan janin.Melalui PMT bagi ibu hamil, diharapkan kebutuhan
kalori, protein, dan zat gizi mikro (mikronutrien) lainnya terpenuhi dengan
lebih optimal.Hal ini juga dapat membantu mencegah komplikasi KEK, seperti
terus merasa lelah saat hamil, proses persalinan yang sulit, dan berat badan
lahir rendah (BBLR) pada bayi.” Pungkasnya.
pangan dengan gizi seimbang dapat
dipenuhi dengan mengonsumsi sumber karbohidrat, lauk, sayuran, buah dan susu,
protein bisa diperoleh dari tempe dan tahu yang tidak mahal. Tempe dan tahu,
merupakan lauk yang kaya protein nabati.
Catatan :Kebutuhan akan Karbohidrat protein dan vitamin serta buah buahan berbanding terbalik dengan kemampuan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar