Ryan Cardio Blog

Selasa, 01 Juli 2025

Makan Bergizi , Tidak Harus Mahal


H. Cece Nurdin, S.Kep.,Ners.,MM

Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) oleh Kepala Puskesmas Parannyasag Kota Tasikmalaya, (H. Cece Nurdin, S.Kep.,Ners.,MM) diberikan disela-sela acara Kelurahan Panyingkiran Bersedekah. Senin, 30 Juni 2025,yang ditujukan untuk ibu hamil dan balita. Program ini bertujuan untuk memberikan suplemen gizi kepada ibu hamil dan anak balita yang berisiko kekurangan gizi.

Kepala Puskesmas Pakannyasag menghimbau menghimbau kepada Bumil KEK, agar tablet yang diberikan dikonsumsi dengan benar, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan status gizi ibu hamil dan pertumbuhan serta perkembangan anak balita.

“ Program PMT Ibu Hamil dan Balita ini dapat mencakup pemberian makanan tambahan, seperti suplemen gizi, makanan berkualitas tinggi, atau pendidikan gizi kepada ibu hamil dan keluarga mereka. Tujuan dari program ini adalah untuk memastikan bahwa ibu hamil mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan janin, serta untuk mencegah kekurangan gizi pada balita yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif “ Papar Cece.

Cecepun menegaskan,

“ Kekurangan energi kronis (KEK) adalah kondisi saat ibu hamil tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai dalam jangka waktu lama.Kondisi ini membuat keluar-masuknya energi tubuh menjadi tidak seimbang. Apabila dibiarkan, KEK pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin.Melalui PMT bagi ibu hamil, diharapkan kebutuhan kalori, protein, dan zat gizi mikro (mikronutrien) lainnya terpenuhi dengan lebih optimal.Hal ini juga dapat membantu mencegah komplikasi KEK, seperti terus merasa lelah saat hamil, proses persalinan yang sulit, dan berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi.” Pungkasnya.

pangan dengan gizi seimbang dapat dipenuhi dengan mengonsumsi sumber karbohidrat, lauk, sayuran, buah dan susu, protein bisa diperoleh dari tempe dan tahu yang tidak mahal. Tempe dan tahu, merupakan lauk yang kaya protein nabati.

Catatan :Kebutuhan akan Karbohidrat protein dan vitamin serta buah buahan  berbanding terbalik dengan kemampuan masyarakat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar