Ryan Cardio Blog

Selasa, 22 Juli 2025

Regenerasi Pelukis Payung Geulis Hampir Terputus

 

Kawasan Wisata Tematik  tepatnya di gang wisata payung geulis As-Salaam Kel.Panyingkiran, akhir-akhir ini menjadi sorotan dari pejabat maupun dari masyarakat. Apabila kita masuk kedalam gang wisata, yang pertama kali kita lihat, gapura payung kuncup, lebih dalam lagi kita melangkah, kita akan melihat payung geulis (tradisional  dijemur).

Tidak banyak aktivitas yang dilihat, hanya beberapa orang yang sedang melukis payung ( usianya berkisar 60 lebih ), Ibu Iroh melukis mulai dirinya duduk dibangku kelas 3 Sekolah Dasar, dengan tekun mereka melukis diatas kanvas payung. Diceritakan oleh Yayat Sudrajat selaku seorang pengrajin Payung Geulis Mandiri , yang dijumpai tasik tv, di tempat kerjannya. “saya berharap dengan kunjungan ketua TP PKK yang baru lalu datang ke kawasan payung geulis, membawa perubahan terhadap perkembangan kearah lebih baik, bukan hanya pemasaran local semata, tapi bisa ke go internasional,tentunya tidak mudah membalikan telapak tangan, tentunya ada pihak lain yang harus turut campur, yaitu pemerintah yang bisa menjembatani para pengrajin untuk melangkah go Internasionl,” katanya.

Kendala

Yayatpun mengakui kendala yang mereka hadapi, adalah SDM, pelukis payung geulis masih generasi tua, dan untuk regenerasi penerus belum ada, hal ini menjadi kekhawatiran saya, bila generasi tua sudah tidak ada, siapa yang akan melanjutkan, pastinya payung geulis tradisional hanya tinggal cerita, kendala SDM, bukan satu-satunya yang kami hadapi,promosi,pemasaran dan juga permodalan, tentunya kami harapkan pemerintah bisa dengan serius memperhatikan, akan kelestarian payung tradisonal payung geulis ini, kami inginkan pyung geulis menjadi tuan rumah di daerah sendiri, bukan hanya ikut pameran kedaerah lain saja, namun wisata luar yang datang ke Kota Tasikmalaya untuk melihat dan membeli produk payung geulis, seperti halnya produk Garut, mau produk garut, kita pasti datang ke garut’,”Pungkasnya.(Ryan Cardio)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar