Ryan Cardio Blog

Selasa, 23 September 2025

Faktor Kurang Gizi | Tingginya uang jajan dibandingankan | Tradisi Masak Dirumah.

 

Kemakmuran menurut orang Sunda,adalah rumah bagus,pakaian baru,jadi rumah bagi orang Sunda sebuah impian yang pertama. KDM memaparkan di saat pemaparan pertumbuhan ekonomi jawa Barat didepan para Pejabat.

“ Jangan dulu kredit mobil,apabila belum mempunyai rumah, jangan dulu kredit motor sebelum mempunya rumah,mulailah dari rumah, Agamapun mengatakan bahwa surga ada di rumah,” Kata Dedi Mulyadi.

Problem yang ada di Jawa Barat menurut KDM, banyak pasangan suami istri,anaknya banyak dan mirisnya tidak mempunyai rumah. Ada pasangan suami istri yang tidak dirumah petak berisikan anaknya 16 orang.

Lanjut Dedi Mulyadi,

Gubernur Jawa Barat
H. Dedi Mulyadi,SH,MH

“ Hawa orang kaya kenyang terus,hawa orang miskin lapar terus artinya negara harus menyelesaikan problem kemiskinan,negara harus membangun pertumbuhan,apabila berkeinginan membangun kemakmuran ,jangan dahulu berbicara peningkatan pendapatan rakyat, yang herus dilakukan negara adalah bagaimana caranya rakyat bisa mengeluarkan uangnya sedikit, , dikarenakan saya mempunyai pengalaman sebagai orang Desa ibu saya anaknya 9 orang, tapi kenapa anak-anaknya menjadi Sarjana semua? Dikarenakan orang tua dahulu berhasil mengatur keuangan, yang terpenting mempunyai beras,” Papar KDM.

Yang terjadi di masyarakat Jawa Barat hari ini adalah kelas bawah berkeinginan bergaya seperti tetangganya yang sudah mapan, namun tidak mampu yang pada akhirnya yang terjadi pinjam uang.KDM menyarankan para pejabat tidak memamerkan dan memposting sesuatu yang tidak terjangkau masyarakat bawah.

“Hal ini akan menimbulkan obsesi yang mempengaruhi pola pikir masyarakat kurang mampu, sehingga terjadi sekarang ini,banyak orang yang tidak masak dirumah dan memilih makan diluar, sehingga akses yang harus dibuka oleh negara sekarang ini, untuk menghindari hal hal seperti tadi, bagaimana negara membuka akses pendidikan dengan mudah ,makanya sejak yang memimpin, inspraktuktur sekolah SD,SMP,SMA adalah keharusan negara hadir,” tegasnya.

kekurangan gizi bukan karena masyarkat tidak memiliki uang, melainkan faktor tingginya uang jajan dibandingankan tradisi  masak dirumah.

 

Sabtu, 20 September 2025

Serentak Tugu batas wilayah Dibersihkan Dan Dicat| Agar Terlihat Jelas Dan Menarik

 

Provinsi Jawa Barat mengeluarkan himbauan kepada Pemerintah daerah,baik Kota/Kabupaten untuk mengecat ulang Tugu sebagai perbatasan wilayah. Tugu perbatasan harus dipelihara untuk menunjukan keberadaan dan batas wilayah yang jelas.

Sabtu ,20 September 2025,kembali diwilayah Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya melakukan pengecatan semua tugu batas Kota,antar Kelurahan dan Kecamatan serta perbatasan antar Kabupaten/Kota. Dijelaskan oleh Lurah Panyingkiran Maman Permana, saat melakukan pengecatan tugu,menjelaskan kepada kru media,bahwa,

Lurah Panyingkiran Giat Bersihkan Tugu

“ Tugu perbatasan menegaskan garis batas fisik antar wilayah,baik skup perbatasan antar Kelurahan,Kecamatan dan lainnya,hal ini sangat penting agar masyarakat dan pihak-pihak terkait memahami batas-batas wilayah yang sebenarnya,’ Kata Maman.

Lanjut Maman

“ Tugu perbatasan berfungsi sebagai titik referensi geografis yang digunakan dalam pelaksaaan tata batas. Bagi pengguna jalan, tugu ini memberikan informasi penting mengenai wilayah yang sedang dilalui, tugu perbatasan sering kali didesain untuk mencerminkan budaya daerah setempat,seperti Tugu Kujang yang menjadi ikon Jawa Barat, dengan demikian, tugu ini juga menjadi symbol budaya dan citra positif suatu daerah,” Papar Maman.

Upaya Pemerintah untuk merawat tugu biar terlihat jelas dan bersih, masih saja ada tangan-tangan iseng menjadi korban vandalism,akibat ulah oknum yang tidak bertanggung-jawab.

Maman Permana berharap, setelah tugu yang telah dicat dan dibersihkan, tidak menjadi objek curat-coret,apalagi merusak tugu.

Jumat, 19 September 2025

Ketua Komisi III Meminta Walikota Melihat Kembali Aturan Pembuang sampah Sembarang

Untuk Bisa ditegakan dan Dijalankan.

Jumat,19 September 2025, diruang Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya,Anang Sapa’at ,S.Sos,memaparkan kaitan kondisi tata ruang  bangunan yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya, yang selama ini belum maksimalnya upaya kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya, dalam pengendalian penataan tata ruang.

“ Sekarang sudah ada Perda Tata ruang No.10 Tahun 2016 yabg berisi rencana detail tata ruang  serta peraturan zonasi untuk Kota Tasikmalaya serta ketentuan sanksi  dan pidana,apalagi untuk lahan alih fungsi , hal ini sudah di atur dan saat ini sudah tidak diperbolehkan melanggar Perda yang sudah ada.” Kata Anang.

Apapun jenis bangunan baik swasta maupun pemerintah harus melalu mekanisme yang benar.

“ Banyaknya bangunan liar, serta bangunan diatas sungai semuanya itu tidak mengantungi ijin dan tidak akan di ijinkan,disebabkan akan mengganggu pemeliharaan aliran ,” Tagasnya.

Walaupun bangunan liar yang berdiri diatas sungai maupun drainase kewenangan Provinsi, pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya wajib mengetahui keberadaanya. Dikarenakan pihak daerah memiliki tim teknis.

“ Tidak akan terlalu lama , saya akan memanggil tim khusus pembangunan teknis ke komisi III ,untuk menyesuaikan serta menyatukan presepsi, bagaimana pembangunan kedepan, tidak timbul permasalah.” Katanya.

Sanksi Pembuang Sampah Sembarangan

“ Sebetulnya sanksi bagi pembuang sampah sembarangan, sebenarnya sudah dibuat Perdanya, Tipiring ( Tindak Pidana Ringan) , namun dalam penerapannya tidak maksimal ,ada aturan namun tidak berjalan, saya berharap Walikota Tasikmalaya,melihat kembali aturan Pembuang Sampah Sembarang, untuk penegakan,Walikota bisa menekankan kepada bawahannya supaya Perda tersebut bisa dijalankan sebagaimana mestinya,” Tegas Anang.

 

Sampah Tanggung Jawab Bersama

Sampah adalah tanggung jawab kita bersama ,bahwa pengelolaan sampah merupakan kewajiban kolektif seluruh masyarakat,bukan saja tanggung jawab Pemerintah, masalah sampah memengaruhi semua pihak orang per orang dan memerlukan partisipasi aktif setiap individu melalui tindakan seperti memilah sampah,mendaur ulang, dan menerapkan kebiasaan pengelolaan sampah yang benar untuk mewijudkan lingkungan yang bersih dan sehat bagi semua, seperti halnya kekompakan di Kelurahan Panyingkiran.

“ Bila dipercayakan atau dibebankan sepenuhnya kepada Dinas terkait, saya melihat masih kewalahan menangani sampah, terlalu banyak sampah dan keterbatasan armada sehingga sampah cepat menumpuk,kedepanya armada harus bertambah untuk menanggulangi penumpukan sampah, ada intruksi dari Walikota, untuk daerah pesisiran Kota setiap Kelurahan  dan Kecamatan seyogyanya  setiap Rt dan Rw bisa mengolah sampah sendiri, seperti contoh di daerah Kecamatan Purbaratu, daerah Benteng , sekarang tidak banyak sampah yang diangkut, disebabkan masyarakatnya sudah bisa menangani sampah sendiri, dipilah dan dipilih,sehingga TPA tidak akan melimpah oleh sampah,” Papar Anang Sapa’at.

 

Senin, 15 September 2025

Ahli Waris Alun-Alun Indihiang Menghadap KDM Diterima” Tim Kuasa Hukum Jabar Istimewa”

 

Masalah Alun-Alun Indihiang Kota Tasikmalaya,sengketa tanahnya belum berujung tuntas.diduga pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya abai dalam hal menyikapi kasus sengketa tanah ini.

Tepatnya 11 April 2012 silam, Alun-Alun Indihiang dan Komplek SD Indihiang disegel | digembok Ahli Waris Nyimas Emos Hamas Djoewaedi. Sehingga ribuan anak tidak bisa masuk kelas.hal ini dipicu dikarenakan Pemerintah Kota Tasikmalaya, seolah tutup mata dan telinga ( tidak mau tahu), atas kepemilikan 2 lokasi lahan ini.

Padahal sebelumnya, telah terjadi transaksi jual beli, sebagian lahan yang berada dilokasi Alun-Alun Indihiang, berdasarkan Cap Singa.

1.    Tanah yang sekarang di miliki Ismail Ahyar ,membeli ke pihak Ahli Waris ( Telah bersertifikat) dasarnya Cap singa

2.    Tanah yang sekarang telah dibangun TK PGRI, dibeli oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya ( Bersertifikat ) dasaranya Cap Singa.

 

Kedua lahan tersebut bisa disertifatkan keduanya berdasarkan Cap Singa ( Hak Kepemilikan  Tanah Jaman Belanda). Namun sangat disayangkan, dikala Ahli Waris akan mensertifikatkan sisa dari lahan yang dijual,pihak Pemerintah Kota Taikmalaya,menolak , dengan dasar alasan,bahwa tanah tersebut Milik Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Ahli Waris Alun-Alun Indihiang Bersama Kuasa Hukum Jabar Istimewah

Dengan kondisi yang terlunta-lunta tanpa kepastian ,dari Pemerintah Kota Tasikmalaya,akan kepemilikan Alun-Alun Indihiang dan Komplek SD Indihiang, baru-baru ini,pihak Ahli Waris Nyimas Emos Hamas Djoewaedi, menghadap Gubernur Jawa Barat ( Dedi Mulyadi ) dan diterima tim kuasa hukum Jabar Istimewa. Dikatakan oleh Ibu Kartika,selaku kuasa dari ahli waris,mengatakan.

Kartika  Salah Seorang Ahli Waris

“ Saya sangat berterimakasih kepada Pak KDM,melalui kuasa hukum Jabar Istimewa, yang telah menerima kami dengan baik, dan pengaduan ini telah ditanggapi secara professional, dan kami berharap permasalahan yang cukup menguras waktu,tenaga,biaya dan pikiran, cepat selesai, sehingga hak kami selaku ahli waris Alun-Alun Indihiang bisa mendapat keadilan, dan kami berharap kepada Gubernur Jawa Barat KDM,bisa memfasilitasi dan membereskan benang kusut yang selama ini seolah-olah menggurita tanpa ujung ,tanpa akhir.

 

Kamis, 11 September 2025

Penyerahan topi kepada perwakilan ketua RW dan RT dalam kegiatan Pembinaan RT RW tingkat Kelurahan Panyingkiran.

 

Dalam realitas di lapangan, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) memiliki banyak tugas dan fungsi. Tugas utama Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) antara lain membantu kelancaran pelaksanaan tugas Kelurahan dalam penyelenggaraan bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Penyerahan Topi Kepada Ketua RW

Sedangkan fungsi utama Rukun Tetangga ( RT ) dan RW ( Rukun Warga ), dengan tugas dan fungsi :

1.    Membantu tugas di bidang pelayanan administrasi kependudukan dan administrasi pemerintah.

2.    Pemeliharaan keamanan ketertiban dan kerukunan hidup antar warga

3.    Penggerakan swadaya gotong-royong dan partasifasi masyarakat di wilayahnya

4.    Mediasi komunikasi informasi antara pemerintah daerah dan masyarakat

5.  Merupakan wadah untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan warga yang dilandasi semangat kekeluargaan dan gotong-royong

Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang,baru-baru ini mengadakan Penyerahan topi kepada perwakilan ketua RW dan RT dalam kegiatan Pembinaan RT RW tingkat Kelurahan Panyingkiran.

Pemberian topi ini dilserahkan langsung oleh Lurah Panyingkiran Maman Permana.
Pembinaan dilakukan karena administrasi dipandang sebagai unsur penting yang mendukung kelancaran penyelenggaraan pelayanan pemerintahan. Dengan melihat tugas, fungsi dan kewajiban Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang langsung berhadapan dengan kepentingan masyarakat, dan sebagai ujung tombak dalam menunjang kesuksesan program dan kegiatan Pemerintah Daerah, perlu dibarengi dengan pengelolaan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang baik dan tertib.

Rabu, 10 September 2025

Meningkatkan Kepedulian " Melalui Kelurahan Panyingkiran Bersedekah"

 

Rabu ,10 September 2025,dilaksanakan kegiatan rutin, yaitu Program Kelurahan panyingkiran Bersedekah. Lurah Panyingkiran( Maman Permana)  didampingi salah seorang RW, sekaligus selaku Sekretaris Kelurahan Ahmad Kuswandi menjelaskan kepada kru media.disaat akan melaksanakan kegiatan pembagian bantuan,jemput bola ini dilaksanakan kepada warga disabilitas.

Lurah Panyingkiran Membagikan Bantuan

“ Sudah genap 3 tahun Program Kelurahan Panyingkiran Bersedekah dilaksanakan, kali ini kami akan jemput bola mengantarkan bantuan langsung kepada warga yang mempunyai kelemahan secara fisik, adapun sasaran yang kami berikan bantuan, yaitu,Lansia,penderita stunting, disabilitas ,anak yatim dan lainnya,” Kata Maman.

Program kepedulian ini tidak hanya bantuan berupa obat-obatan maupun pangan, namun demikian, bantuan RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni) telah dilaksanakan dengan baik.

“ Walaupun perbaikan rumah tidak layak huni untuk warga di kelurahan Payingkiran tidak banyak yang dibantu, hal ini berkaitan dengan anggaran yang ada,sekemampuan kami,kami akan berupaya dari tahun ke tahun untuk membantu rumah warga tidak layak huni, kamipun berharap tahun depan bisa dilaksanakan perbaikan RTLH,” Tagasnya.

Triwulan 3 di tahun 2025, untuk program kelurahan panyingkiran bersedekah,kru media diajak langsung untuk jemput bola membagikan batuan berupa beras dan minyak goreng. Kegiatan ini bisa berjalan,dikarenakan atas dukungan para donasi.

“ setiap bulannya para ASN,Ketua RW,Ketua RT,perusahaan-perusahaan dan dari Puskesmas Parakannyasag mereka menyisihkan dari penghasilannya untuk mendukung Program ini,  termasuk Kecamatan Indihiang turut serta mendukung atas kelancaran program Kelurahan Panyingkiran Bersedekah ,” Kata Lurah Maman.

Adapun sasaran  untuk hari Rabu ,10 September 2025, anak yatim 11 orang, penyandang disabilitas 9 orang, bantuan yang disesuaikan dengan dana yang terkumpul. Dilain pihak Ketua RW,Sekaligus Sekretaris Kelurahan Panyingkiran Bersedekah(Ahmad Kuswandi ) mengatakan, kepada kru media, kaitan program bantuan jemput Kelurahan Panyingkiran Bersedekah.

Meningkatkan Kepedulian 

“ Kami selaku Ketua RW dan Panitia Kelurahan Panyingkiran Bersedekah, sangat berterimakasih kepada Lurah Payingkiran, dimana telah memprakarsai, program ini, yang sudah berjalan 3 tahun. Kami seluruh RW dan RT sangat mendukung program ini, program ini sangat bagus untuk membangkitkan kepedulian bagi warga yang mampu untuk menyisihkan sedikit hartanya, untuk diberikan atau disalurkan kepada warga yang kurang beruntung, dan kami berharap program ini berkelanjutan, tidak berhenti sampai disini, malah lebih meningkat baik isi bantuan  yang kami berikan kepada yang membutuhkan,” Kata Ketua RW,Sekretaris Kelurahan Panyingkiran Bersedekah (Ahmad Kuswandi)

Selasa, 09 September 2025

Pemberian Makanan Tambahan ( PMT) Rutin Dilaksanakan

 

Kembali Kelurahan Panyingkiran melakukan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan ( PMT) kepada Balita. Senin,8 September 2025, kegiatan ini dilakukan.dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi balita.

Dijelaskan oleh Maman Permana selaku Lurah Panyingkiran,disela-sela kegiatan berlangsung.

“ Melalui pemberian makanan bergizi sehari-hari untuk balita,uapaya pencegahan stunting berkelanjutan, kami bekerjasama dengan berbagai elemen,diantaranya pihak Puskesmas Parakannyasag,Kecamatan Indihiang,RT,RW dan para Kader dan tentunya masyarakat,” Tegas Maman.

Lanjut Maman,


“ Anak kecil, khususnya balita,bila tidak mau makan tidak usah dipaksa makan dulu, tunggu beberapa jam,kalau lapar pasti akan mau makan,jangan diberi snack dan susu biarkan lapar dulu,karena memaksa anak makan justru bisa membuat anak truma dan semakin tidak mau makan,” Himbaunya.

 

Masalah gizi disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk masalah gizi pada balita stunting. Kekurangan asupan makanan bergizi dan atau seringnya terinfeksi penyakit menjadi salah satu penyebab langsung terjadinya masalah gizi. Pola asuh yang kurang tepat, kurangnya pengetahuan, sulitnya akses ke pelayanan kesehatan, kondisi sosial ekonomi juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap akses makanan bergizi dan layanan kesehatan. 

“ Maka dari itu pemberian makanan tambahan (PMT) merupakan sebuah program yang bertujuan untuk kesehatan bayi dan balita, memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya, dan mencegah stunting.Program ini diadakan guna untuk mencegah stunting, yakni gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama. Kondisi ini menyebabkan peghambatan perkembangan dan pertumbuhan bayi sehingga bayi menjadi pendek. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.” Pungkas Maman.


Sasaran PMT Pemulihan adalah bayi umur 6- 12 bulan dan anak umur 12-59 bulan yang menderita kurang gizi dan dari keluarga miskin. Secara umum pemberian makanan tambahan bertujuan untuk memperbaiki keadaan gizi pada anak golongan rawan gizi yang menderita kurang gizi, dan diberikan dengan kriteria anak balita yang tiga kali berturut-turut tidak naik timbangannya serta yang berat badannya pada KMS terletak dibawah garis merah. Pemberian makanan tambahan juga memiliki tujuan untuk menambah energi dan zat gizi esensial. Sedangkan tujuan pemberian makanan tambahan (PMT) pemulihan pada bayi dan balita gizi buruk, antara untuk memberikan makanan tinggi energi, tinggi protein, dan cukup vitamin mineral secara bertahap, guna mencapai status gizi yang optimal.

Minggu, 07 September 2025

Wujudkan Rasa Syukur Dengan Bersedekah

 

Baznas Kota Tasikmalaya di tahun 2025 mewacanakan dan berharap santri-santri di Kota Tasikmalaya menjadi santri Entrepreneur ( menciptakan, mengembangkan, dan mengelola usaha sendiri dengan tujuan meraih keuntungan dan memberikan nilai tambah). Hal ini di paparkan oleh Ketua Baznas Kota Tasikmalaya H.Nasihin,S.IP., diruang kerjanya.

 

“ Dibulan September atau Oktober, kami akan merekrut para ahli dan mumpuni dibidangnya untuk memberikan pelatihan kepada santri, dan lepas pelatihan kami akan memberikan modal untuk usaha, sekembalinya dari pelatihan dan kembali ketempat asalnya,mudah-mudahan dapat mengembangkan apa yang telah mereka terima berupa teori Entreprene dan diaplikasikan,” Kata H.Nasihin.

 

Program ini tentunya untuk kesejahteraan para santri, guna meningkatkan kemampuan dan ekonominya. Tidak hanya sektor ekonomi saja yang disentuh Baznas Kota Tasikmalaya,sector dakwahpun tidak ketinggalan disentuh Baznas Kota Tasikmalaya.

 

“ Alhamdullilah kami akan membantu para guru ngaji yang berada di Kota Tasik, ada 1000 guru ngaji  bantuan ini sudah dilaksanakan saat menjelang bulan Ramadhan,masing-masing guru ngaji  mendapatkan 250.000,-. Bukan nilai nominalnya, kami berharap, para guru ngaji, mempunyai pemikiran, bahwa Baznas memperhatikan mereka, dan begitu sebaliknya, saya berharap pengakuan dari kami, akan berimbang,mereka diberikan pengakuan,” Tegas H.Nasihin.

H.Nasihin,S.IP
Ketua Baznas Kota Tasikmalaya

Akhir  pembicaraan, H.Nasihin memberikan stamentnya,dia berharap pemahaman masyarakat .

“ Mudah-mudahan semua pihak memahami,memaklumi, Baznas sebenarnya ingin lebih banyak membantu masyarakat,namun demikian kami mengukur dari dana yang ada di Baznas, maka dari itu kami tidak bisa mengakomodir pengajuan yang masuk kepihak kami,terkendala pemasukan ke Kas Baznas sedikit grafiknya sedikit lambat, dan kamiberharap, kepada berbagai pihak untuk bisa menyisihkan harta nya untuk membantu program Baznas,agar program ini bisa berjalan dan lancar sesuai yang diharapkan oleh masyarakat yang membutuhkan,baik sector ekonomi, sosial,pembangunan,kesehatan,pendidikan dan lainnya,” Pungkas H.Nasihin.

Mesjid Agung Kota Tasikmalaya


Sabtu, 06 September 2025

Sosok Lurah Harus Bisa Menciptakan " Rasa .Empati" Kepada Warganya

 

wewenang lurah dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka diperlukanlah kedisiplinan dan agar kinerja seorang pegawai menjadi lebih baik lagi, dan handal, profesional dan bermoral baik sebagai sebagian dari penyelenggara pemerintah.

Beberapa pekan kebelakang, di wilayah pemerintahan Kelurahan Panyingkiran terjadi demo Driver Online, didepan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya.nampak ratusan driver online,yang menggunakan mobil dan motor menguasai seluruh badan jalan RE.Martadinata.antara pendemo,masyarakat yang menonton berbaur menjadi satu, atas kejelian pihak apparat kepolisian, berhasil mengatasi penyusup yang ingin mengacaukan aksi damai ini.

Maman Permana
Lurah Panyingkiran
Ada hal yang menarik dari peristiwa ini,2 orang pemuda yang berboncengan,diduga penyusup yang akan mengacaukan jalannya aksi damai ini. Ke dua orang pemuda ini di introgasi pihak kepolisian,mereka ditanya dan tidak luput kendaraanya diperiksa.

Secara kebetulan Maman Permana selaku Lurah Panyingkiran,menyaksikan hal tersebut serta kebetulan,Lurah ini, tahu persis kedua orang pemuda ini, adalah tetangganya penduduk Cempaka warna. Dengan penjelasan Lurah Maman kepada pihak kepolisian, bila pemuda ini, warga yang tidak  mempunyai bermasalah.

Atas keterangan Lurah Maman Permana, kedua orang pemuda ini, dilepaskan oleh pihak berwajib,dan tidak ada bukti yang mengarah kehal anarkis.

Catatan Redaksi

Lurah merupakan sentral dari pemimpin yang memiliki sebuah kebijakan untuk dapat memimpin suatu kelurahan guna mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. New public management ditujukan untuk meningkatkan tercapainya tujuan yakni bawahan lebih berkeahlian dan lebih mampu mempertanggung jawabkan kinerjanya. Maka motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati untuk mengajak para perangkat kelurahan untuk lebih disiplin dalam ruang lingkup pemerintahan. Dengan kata lain motivasi adalah proses menghasilkan tenaga yang diarahkan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Motivasi memainkan peranan yang sangat penting dalam organisasi termasuk juga dalam organisasi pemerintahan sekaligus pelindung warganya.(Ryan Cardio)

Kamis, 04 September 2025

Baznas Kota Tasikmalaya " Peduli Pendidikan" 1000 Peserta Didik SD-SMA Hingga 25 Orang Mahasiswa

 

Kota Tasikmalaya melalui Baznas,mempunyai 5 program unggulan di tahun 2025,dipaparkan oleh Ketua Baznas Kota Tasikmalaya, diruang kerjanya H.Nasihin,S.IP.

“ Untuk ke 5 (lima) program ini yang pertama memberikan bantuan kepada sector pendidikan kepada generasi muda yang berprestasi,termasuk dukungan  biaya kuliah bagi mahasiswa yang tidak mampu, sebanyak 25 Mahasiswa dan itupun akan kami seleksi ,data yang telah masuk ke Baznas sebanyak 78 orang Mahasiswa dan untuk mahasiswa yang berhasil kami seleksi akan mendapatkan bantuan masing-masing 5 juta sedangkan mekanisme bantuan ini diberikan 2 tahap,untuk tahap pertama disemester ganjil diberikan 2.500.000,- mudah-mudahan ini dapat membantu mengurangi beban untuk biaya kuliah, kami telah melaksanakan program ini, dari bulan Juli 2025,ada 1000 anak didik tingkat  SD/MI,SMP/Mts,SMA,MA,kami bantu masing-masing Rp.250.000,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) . “ Papar H.Nasihin

Ketua Baznas Kota Tasikmalaya
H.Nasihin,S.IP
Pihak Baznaspun berharap para Mahasiswa yang mendapatkan bantuan beasiswa untuk masuk  menjadi relawan di Baznas,kami menawarkan dan memberikan pilihan kepada para Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa,menjadi relawan dibidang, Baznas Tanggap Bencana, digitalisasi dan lainya. Sedang kan untuk program Tasik sehat,kami ,mendukung Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menzerokan program Stunting, “ Katanya.

Kepedulian meminimalisir stunting datang juga bantuan dari pihak pengusaha,yang memobilisasi untuk pasien yang dirujuk ke luar daerah, dengan mempersiapan ambulance.

“ Kami sangat berterimakasih kepada pengusaha azad yang telah membantu menyediakan unit ambulance, untuk mengantarkan pasien ada yang ke Jakarta,Purwekerto dan daerah lainnya. Hal ini membuktikan kasus ini kasus kita bersama dalam kontek menanggulanginya, hampir setiap hari kami mengantarkan pasien untuk rujukan keluar Kota Tasikmalaya,” Tegas H.Nasihin.

Baznas Kota Tasikmalaya, tidak hanya membantu rujukan pasien keluar Kota,namun pihak Baznas telah menyalurkan alat bantu dibidang kesehatan kepada masyarakat berupa, kursi roda, tongkat dan lannya.

Catatan Redaksi :

Pentingnya solidaritas dan rasa empati yang mengarah pada tindakan nyata untuk membantu sesame, membangun hubungan yang harmonis, dan menciptakan masyarakat yang lebih berkeadilan dan damai. Kepedulian juga merupakan cerminan kekuatan sejati dan nilai moral yang terus dijaga dari pengaruh individualism dengan menerapkan nilai-nilai kemanusian,agama, dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.

(Ryan Cardio)

Selasa, 02 September 2025

Optimalisasi Pengelolaan JKN Di UPTD Puskesmas Mangkubumi

 

Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya,untuk memperbaiki Pengelolaan Jaminan kesehatan Nasional ( JKN) kepada masyarakat,dipaparkan oleh Kepala UPTD Puskesmas Mangkubumi disela-sela kegiatan rutinitas berlangsung (  H Arif Prianto  ) menjelaskan kepada kru media,dengan system Perbaikan pengelolaan jaminan kesehatan (JKN), penguatan pelayanan kesehatan ,diantaranya :

Kepala UPTD Puskesmas Mangkubumi
 H Arif Prianto,S.Kep Nets.,M.Si


1. Pengoptimalan pendaftaran online bagi peserta JKN yang dapat memperpendek

    wakru tunggu antrian pasien sehingga pasien dapat berkunjung ke FKTP sesuai

    nomor antrian dan jam antrian pasien.

2. Penerapan poli layanan sesuai kluster sehingga dapat mengurai antrian pasien dan

    mempercepat layanan.

3. Pelayanan dan pengelolaan pasien PRB di FKTP.

4. Melakukan koordinasi dengan apotek PRB untuk memastikan ketersediaan obat

    yang diresep.

5. Pengelolaan pasien prolanis DM dan HT baik melalui kontak langsung atau tidak

    langsung serta melengkapi penunjang laboratorium.

6. Peningkatan skrining pasien JKn dan skrining lanjutan dengan penunjang

    laboratorium.

7. Pengoptimalan telemedicine bagi peserta JKN

8. Meningkatkan kontak tidak langsung baik melalui whatsApp atau mobile JKn atau

    media lain.

9. Pengelolaan klub prolanis dengan kegiatan edukasi dan aktifitas fisik (senam)

 

Cek Kesehatan Gratis

Papar H.Arif.disinggung kaitan penurunan kasus Stunting yang ada diwilayah kerja Puskesmas Mangkubumi,H Arif pun merinci perubahan stunting dari tahun ke tahun.

“ Kasus stunting di wilayah kerja puskesmas Mangkubumi;

2022  ️ 412 ( 11,4 %)

2023    276 ( 8 % )

2024    249 (7,6 % ) , sedangkan untuk menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis ( CKG )

Puskesmas mangkubumi sudah melayani sekitar 1588 orang meskipun saat ini masih banyak terdapat hambatan baik dari pengetahuan masyarakat terkait pentingnya manfaat cek kesehatan gratis dan juga keterbatasan SDM di puskesmas. Petugas puskesmas masih tetap mengedukasi masyarakat terkait pentingnya ckg bagi kesehatan dan juga melaksanakan kegiatan aktif dengan jemput bola ke lapangan langsung sehingga masyarakat bisa mengakses pelayanan dengan mudah.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah.,diantaranya adalah penyakit-penyakit yang tidak menular seperti diabetes, hipertensi, kanker, gangguan kesehatan jiwa dan penyakit penyakit menular seperti TBC, Hepatitis, HIV, dll,” Papar H Arief.

Lanjut H.Arief

"Untuk obat dan Alkes dari Pemerintah (Dinkes)

- Pengadaan puskesmas dari dana kapitasi

1. HT 50,33%

2. Gangguan penglihatan 26,25%

3. Obesitas 23,38%

4. DM 22,03%5.  Resiko Tuberkulosis 12,74%

Jumlah kematian neo, bayi, balita :

2022 = 8

2023 = 8

2024 = 25

2025 s/d agustus = 5

Kematian Ibu dari 2022 sampai informasi ini diturunkan zero kematian." Pungkasnya

Catatan Redaksi : 

strategi Progresif atau strategi SO, dimana dapat memanfaatkan segala kekuatan/potensi untuk meraih peluang yang ada. Dimana Kita dapat memanfaatkan Tenaga Medis, Paramedis, Sarana-Prasarana, Peralatan, Perlengkapan, Pustu, Poskesdes, Posyandu dan Peran aparatur Kelurahan serta kecamatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi Keluarga Miskin dan Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayah ini.

 ( Ryan Cardio)